Mataram, 6 Maret 2026 – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat memimpin rapat koordinasi progres penyusunan naskah akademik dalam rangka persiapan pembentukan empat Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) baru. Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Dinas beserta tim penyusun naskah akademik. Dalam arahannya, Kadislutkan menekankan penyusunan naskah akademik yang terdiri dari : Dokumen Tata Kelola, Renstra, SPM dan Prognosis Keuangan diharapkan rampung di awal bulan April agar dapat dikoordinasikan dengan OPD terkait dan segera diasistensi oleh Kementerian Dalam Negeri, sehingga pada bulan Mei 2026 bisa on the track. Hal ini menjadi perhatian utama agar tahapan pembentukan BLUD dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Penerapan sistem BLUD memiliki keunggulan dalam fleksibilitas pengelolaan keuangan sehingga berbagai unit layanan seperti pelabuhan perikanan maupun unit produksi lainnya dapat mengelola pendapatan secara lebih optimal untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendukung operasional kegiatan. Lebih lanjut, Kadislutkan menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun. Dengan diterapkannya pola pengelolaan keuangan BLUD, diharapkan unit pelayanan dapat lebih fleksibel dan responsif dalam memenuhi kebutuhan operasional, tanpa harus menunggu alokasi anggaran dari APBD, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
