Dislutkan NTB melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Blue Ocean Lobster dalam rangka verifikasi lapangan untuk penerbitan rekomendasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).

Lombok Barat, 26 Februari 2026 – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Bapak Muslim, S.T., M.Si, melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Blue Ocean Lobster dalam rangka verifikasi lapangan untuk penerbitan rekomendasi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP). Kadislutkan didampingi oleh kepala bidang budidaya dan pengolahan hasil perikanan, kepala bidang pengawasan, kepala UPT BLUD BPSDKP Wil.Lombok, pengawas perikanan, dan pembina mutu hasil perikanan dalam melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana produksi, mulai dari area penerimaan bahan baku, ruang pengolahan, fasilitas penyimpanan dingin (cold storage), hingga sistem sanitasi karyawan. Selain itu, dilakukan pula verifikasi terhadap dokumen administrasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), serta sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan.

Kadislutkan menegaskan bahwa verifikasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap unit pengolahan hasil perikanan memenuhi standar mutu, keamanan pangan, serta ketelusuran produk sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga produk hasil perikanan yang dihasilkan benar-benar memenuhi standar kelayakan dan mampu bersaing di pasar domestik maupun ekspor. “Kami ingin memastikan seluruh proses pengolahan telah sesuai dengan prinsip mutu dan keamanan pangan, sehingga rekomendasi SKP yang diterbitkan benar-benar mencerminkan kesiapan dan kepatuhan perusahaan,” ujarnya. Manajemen PT. Blue Ocean Lobster menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengolahan, menjaga konsistensi standar produksi, serta mendukung program pemerintah dalam penguatan hilirisasi dan peningkatan nilai tambah komoditas perikanan. Melalui kegiatan verifikasi ini, diharapkan terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mewujudkan industri pengolahan hasil perikanan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah.