Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat penting terkait pemutusan sewa Pabrik Es milik Pemerintah Provinsi NTB yang berlokasi di Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Mataram, 4 September 2025 — Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat penting terkait pemutusan sewa Pabrik Es milik Pemerintah Provinsi NTB yang berlokasi di Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur.

Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bapak Muslim, ST., M.Si., serta dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain perwakilan dari Biro Hukum Setda NTB, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Inspektorat Provinsi NTB.

Menindaklanjuti Telaahan Staf Dislutkan yang ditujukan kepada Pj. Sekretaris Daerah Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Nomor: 000.2.3.3/119.5/01/Dislutkan/2025, tanggal 29 Agustus 2025, perihal Pemutusan Kontrak Sepihak Sewa Pabrik Es oleh CV. Alief Karya Tehnik, serta Surat Dislutkan Nomor: 000.2.3.2/149/01/Dislutkan/2025, rapat ini digelar sebagai bentuk tindak lanjut dan pengambilan keputusan strategis.

Kegiatan ini juga merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh atas kerja sama sewa Pabrik Es P2LB Labuhan Lombok. Berdasarkan kajian teknis, administratif, dan yuridis, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dislutkan mengambil langkah tegas untuk mengakhiri kerja sama sewa dengan pihak penyewa.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB juga mengkonfirmasi secara langsung kepada pihak pengelola sebelumnya terkait keputusan pemutusan kontrak ini. Pihak pengelola dapat menerima keputusan tersebut dengan baik, sehingga proses penyelesaian kerja sama berjalan secara kondusif.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus membuka peluang pemanfaatan aset daerah secara lebih optimal dan berkelanjutan, demi mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTB.