Kamis, 7 Agustus 2025, “Sosialisasi Pembinaan Pemanfaatan Ruang Laut kepada Pelaku Usaha” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman para pemangku kepentingan serta masyarakat dalam penyelenggaraan penataan ruang laut.
Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut, Bapak Amerh Hakim membuka kegiatan ini dengan menyampaikan pentingnya penataan ruang laut sebagai landasan dalam menjalankan kebijakan ekonomi biru yang bertujuan melindungi dan memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bapak Muslim, ST., M.Si., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan, Bapak Muslim memberikan apresiasi khusus terhadap kegiatan ini, mengingat ini merupakan kegiatan perdana di NTB yang secara khusus membahas aspek pembinaan pengelolaan ruang laut kepada pelaku usaha. Beliau menekankan pentingnya sinergi dan keberlanjutan. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumber daya laut di NTB.
Sesi selanjutnya diisi oleh Plt. Direktur Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut yang memaparkan materi mengenai perizinan dan pengendalian pemanfaatan ruang laut, termasuk tata cara dan prinsip-prinsip yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha dalam memanfaatkan ruang laut secara legal dan bertanggung jawab.
Kemudian, Ir. Saptono Waspodo, M.Si., Kepala Laboratorium Pemodelan dan Analisis Data Perikanan Kelautan dari Universitas Mataram (UNRAM), memberikan paparan terkait identifikasi masyarakat lokal, masyarakat adat, dan/atau masyarakat hukum adat di wilayah pesisir Provinsi NTB. Paparan ini menekankan pentingnya pelibatan masyarakat pesisir sebagai subjek utama dalam perencanaan dan pengelolaan ruang laut.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan para peserta dari berbagai sektor usaha kelautan, akademisi, dan instansi pemerintah. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif untuk mendukung pelaksanaan penataan ruang laut yang partisipatif dan berkeadilan di NTB.
