Lombok Barat, 18 September 2024 – Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB bersama Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Ibu Hj. Hikmah Aslinasari, ST, MM, melakukan pembinaan mutu di Poklahsar Munazi Jaya, sebuah kelompok pengolah hasil perikanan di Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan Sertifikat Kelayakan Pengolahan Ikan (SKP) sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk dan keamanan pangan.
Poklahsar Munazi Jaya adalah kelompok pengusaha yang memanfaatkan ikan air tawar, seperti lele dan patin, yang sering kali sulit dipasarkan karena ukurannya yang terlalu besar (di atas 300 gram per ekor). Dengan melakukan pengolahan menjadi produk seperti abon, keripik, pilus, dan nugget, kelompok ini berupaya meningkatkan nilai tambah ikan air tawar dan, pada akhirnya, meningkatkan pendapatan anggotanya. Saat ini, kelompok tersebut beranggotakan 10 orang dan mampu memproduksi hingga 50 kilogram produk olahan ikan per hari, meskipun pemasaran mereka masih terbatas di pasar lokal.
Pada tahun ini, Poklahsar Munazi Jaya menerima bantuan rehabilitasi rumah produksi melalui Program Bedah UPI, yang didanai oleh DAK Kabupaten Lombok Barat. Program ini memberikan bantuan kepada 17 unit pengolahan di seluruh NTB, termasuk tiga unit di Lombok Barat. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat infrastruktur dan kualitas produksi kelompok.
Setelah dilakukan penilaian oleh tim, Poklahsar Munazi Jaya dinyatakan memenuhi persyaratan SKP dengan Grade A. Pencapaian ini tidak terlepas dari adanya fasilitas dasar yang sesuai dengan standar kelayakan pengolahan, seperti bangunan yang memenuhi syarat, penerapan sistem pengolahan ikan yang baik, serta prosedur pembersihan dan sanitasi yang memadai. Komitmen kelompok terhadap mutu dan keamanan pangan juga menjadi faktor penting dalam pencapaian ini.
Dengan status ini, Poklahsar Munazi Jaya diharapkan mampu memperluas jangkauan pasarnya dan terus meningkatkan kualitas produknya, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal serta kesejahteraan para anggotanya.
