Tingkatkan AKI dan Tekan Angka Stunting, Gemarikan dilaksanakan di Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur

Labuhan Haji, 10 Juni 2024 – Telah dilaksanakan kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang berlokasi di Kelurahan Suryawangi dan Desa Kertasari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Forikan Provinsi NTB Ibu Hj. Lale Prayatni, Ketua Forikan Kabupaten Lombok Timur, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Bapak Muslim, ST.,M.Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur, Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, serta berbagai stakeholder terkait lainnya.

Acara diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, yang menyampaikan bahwa kegiatan Gemarikan merupakan upaya strategis Pemerintah Provinsi NTB untuk menurunkan angka stunting melalui pemberian makanan tambahan berbahan baku ikan. Berdasarkan data, Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Provinsi NTB terus meningkat, dengan AKI mencapai 54 kg per kapita per tahun pada 2023. Peningkatan ini tidak lepas dari kegiatan Gemarikan yang rutin dilakukan, serta distribusi benih ikan air tawar yang diberikan oleh UPTD BBIS Aikmel. Sejak awal 2024, sudah didistribusikan sekitar 500 ribu benih ikan di Lombok Timur.

Untuk kegiatan Gemarikan kali ini, sebanyak 300 paket makanan tambahan berbahan baku ikan disiapkan dan diberikan kepada anak-anak yang terindikasi stunting di Kelurahan Suryawangi dan Desa Kertasari. Selain itu, mitra kerja turut berkontribusi dalam kegiatan Gemarikan ini. Sebanyak 250 porsi tekwan marlin dari Satker BBP3KP Mataram, 100 kg ikan lele fillet dari e-fishery, serta 50 kg ikan nila segar dari Dinas Kelautannya dan Perikanan Provinsi NTB. AIMI NTB juga turut serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB berharap upaya ini dapat berdampak signifikan dalam menurunkan angka stunting di Provinsi NTB.

Selanjutnya Ketua Forikan Kabupaten Lombok Timur menekankan pentingnya konsumsi protein hewani bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Meskipun Kabupaten Lombok Timur dekat dengan pantai, tingkat AKI di wilayah ini masih rendah, berada di posisi kedua terendah di Provinsi NTB. Ia berharap kegiatan Gemarikan yang rutin dilaksanakan dapat membudayakan gemar makan ikan di masyarakat, sehingga meningkatkan AKI dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Timur.

Menambahkan Ketua Forikan Kabupaten Lombok Timur, Ketua Forikan Provinsi NTB menyampaikan bahwa meskipun kegiatan Gemarikan sudah lama dilaksanakan, AKI di Provinsi NTB masih belum memenuhi target nasional. Dalam rangka intervensi penurunan angka stunting ke depan serta peningkatan AKI, akan dikombinasikan pemberian bantuan telur dan ikan. Sosialisasi juga perlu ditingkatkan, terutama kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, agar memastikan anak-anak mengonsumsi 80 gram ikan dan satu telur per hari. Tantangan utama adalah bagaimana membuat anak-anak suka makan ikan, misalnya dengan mengolah ikan menjadi bakso ikan yang lebih disukai.

Dengan kolaborasi dan kerja sama semua pihak, diharapkan upaya ini dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Provinsi NTB.