Studi Banding Peningkatan Kapasitas Anggota KPBP Provinsi NTB ke Pulau Buru

Pada tanggal 31 Januari 2022 hingga 4 Februari 2022, para stakeholder Perikanan Tuna yang tergabung dalam Komite Pengelola Bersama Perikanan (KPBP) Tuna Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Akademisi Universitas Mataram, Pelaku usaha Industri (UD. Versace), Nelayan Pancing Ulur Tuna, dan MDPI, melakukan study tour Peningkatan Kapasitas Anggota KPBP Provinsi NTB ke Pulau Buru Provinsi Maluku.

Sebagaimana yang telah kita ketahui, Perikanan Tuna Sirip Kuning (Yellow Fin Tuna) yang ditangkap oleh nelayan pancing ulur di daerah tersebut telah tersertifikasi Fair Trade oleh Marine Stewardship Council (MSC).

Tujuan dari studi banding ini yaitu untuk melihat bagaimana perjalanan stakeholder disana menjalankan proses sertifikasi, mulai dari memenuhi standar-standar sertifikasi hingga sampai di perolehnya sertifikasi, serta berbagi pengalaman para kelompok nelayan yang tersertifikasi hingga tantangan yang dihadapi dalam proses perwujudan Perikanan Tuna Berkelanjutan di Pulau Buru.

Pada kesempatan ini, anggota Komite KPBP juga berkesempatan mengunjungi salah satu industri pengolahan Tuna Sirip Kuning di Pulau Buru untuk melihat secara langsung proses pengolahan produk olahan Tuna yang telah menerapkan kaidah-kaidah proses pengolahan yang tersertifikasi dan terjamin ketelusurannya.

Sehingga harapan yang ingin diperoleh dari kunjungan ini dapat diadopsi untuk dapat di terapkan untuk mewujudkan Perikanan Tuna Berkelanjutan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Leave a Reply