Pembahasan Rencana Titik Budidaya Lobster di Lombok Barat, Plt Kadislutkan NTB Lanjutkan Diskusi Bersama Masyarakat Nelayan Desa Sekotong Barat

Minggu, (11/07/2021) Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST.,M.Si melakukan pertemuan koordinasi bersama Kepala Desa Sekotong Barat, Kepala Dusun Batu Kijuk, dan Ketua Pokmaswas dalam rangka membahas rencana titik pengembangan budidaya lobster di Lombok Barat yang diinisiasi oleh Gabungan Pengusaha Lobster Indonesia (GPLI).

Dalam kesempatan tersebut, Muslim menjelaskan terkait bentuk kerjasama yang ditawarkan oleh GPLI dengan masyarakat sekaligus menanyakan titik mana yang kira-kira masyarakat setuju untuk dijadikan lokasi budidaya lobster.

Plt Kadislutkan NTB menerangkan bahwa dengan adanya kerjasama usaha tersebut, maka semua pihak akan sangat terbantu nantinya. Mengingat posisi GPLI disini nanti akan bermitra dengan nelayan. Sehingga secara positif ini juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

GPLI dalam hal ini akan memberikan kesempatan kepada 1 orang nelayan untuk mengelola sampai 6 lubang keramba. Selain itu, mereka juga akan menjadi penyedia bibit dan pakan lobster, bahkan akan menjadi pembeli hasil produksi budidaya nelayan.

Tentunya hal ini juga mendapat respon positif dari para nelayan. Karena dari awal proses pelaksanaan nanti, bibit yang disediakan memiliki bobot sekitar 30 gram keatas. Dengan bobot benih seperti ini diharapkan bisa meminimalisir potensi kematian dari benih yang ada, sehingga hasilnya nanti bisa lebih maksimal.

Lebih lanjut Muslim menjelaskan, dari estimasi jumlah 6 lubang keramba yang akan diterima oleh para nelayan, maka masing-masing keramba berisi 250 ekor bibit lobster. Sehingga total keramba akan berisi 1.500 ekor. Jika dikalkulasikan dengan berat dan harga jual lobster yang ada, maka para nelayan tetap akan mendapatkan keuntungan saat panen dilakukan.

Ia juga memberikan atensi bahwa dalam proses pemeliharaan nanti, kita harus benar-benar serius. Mengingat yang dicari oleh para pengusaha bukan hanya sekedar produk, melainkan kualitas. Sehingga semua pihak harus benar-benar bisa bekerjasama dan berusaha secara maksimal nantinya, ujarnya mengakhiri diskusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X