Audiensi Pemprov NTB dan HNSI, Miq Gite Dorong Industrialisasi Perikanan

Mataram, 16 Februari 2024 – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Bapak Muslim, ST., M.Si, hari mendampingi pengurus DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) NTB melakukan audiensi dengan Pj. Gubernur NTB Bapak Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. Pertemuan ini membahas rencana kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD HNSI NTB yang akan diselenggarakan pada tanggal 25-27 Februari 2024 di Kota Mataram.

Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah upaya untuk mendorong industrialisasi perikanan di kalangan nelayan NTB. Miq Gite sapaan akrab Pj. Gubernur menyoroti pentingnya meningkatkan nilai hasil tangkapan sebagai kunci untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Dalam konteks ini, kerjasama dengan HNSI dianggap vital untuk membantu menghadirkan industrialisasi tersebut.

Namun, di tengah wacana industrialisasi, dibahas juga pentingnya persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan. Miq Gite menekankan bahwa industrialisasi perikanan di NTB harus disertai dengan upaya percepatan persiapan SDM nelayan. Oleh karena itu, HNSI diminta untuk turut mendampingi para nelayan guna memastikan kesiapan mereka menyongsong era industrialisasi yang akan datang.

“Tugas HNSI ketika industrialisasi perikanan hadir, dibutuhkan percepatan kesiapan SDM nelayan,” tegas Miq Gite.

Lebih lanjut, dalam upaya memperkuat posisi NTB sebagai pusat industrialisasi perikanan, dibahas pula pentingnya branding yang tepat. Pemerintah berharap dapat bekerja sama dengan HNSI untuk membangun citra positif terkait hasil olahan ikan dari NTB. Menurut Pj. Gubernur, branding ini merupakan PR dan tantangan bersama yang harus dihadapi ke depan.

“Peningkatan kesejahteraan nelayan NTB adalah tujuan utama, dan laut menjadi sumber kekayaan yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya,” ungkap Miq Gite di akhir pertemuan.

Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dan HNSI dalam mengakselerasi industrialisasi perikanan di NTB, dengan memastikan kesiapan SDM nelayan serta membangun branding yang kuat untuk produk perikanan daerah.